Pages

Rabu, 30 Mei 2012

Hallyu? Korean Wave?

Annyeong haseyo! :)
Postingan kali ini saya mau bahas tentang Hallyu atau yang biasa dikenal dengan Korean Wave \(^o^)/. Mungkin sudah banyak yang tahu mengenai virus yang mematikan satu ini, saya termasuk salah satu korbannya (gak ada yang nanya --"). Korean Wave (gelombang korea) atau biasa dikenal dengan 'hallyu' merupakan suatu fenomena yang merujuk pada tersebarnya hal-hal yang berbau Korea mulai dari Drama, Musik, Film, Makanan, Fashion, Bahasa dan sebagainya. Hallyu ini sendiri sudah tersebar di kawasan Asia dan Eropa bahkan Amerika (DAEBAK!!). 

Awal dari hallyu itu sendiri dimulai dari masyarakat negara Cina dan beberapa negara di Asia Tenggara yang gemar akan drama dari Korea pada kisaran tahun 90-an. Pemerintah Korea sendiri sangat mendukung dan mempunyai peran yang cukup penting terhadap hallyu itu sendiri, dikarenakan hallyu ini membawa untung bagi negara yang mampu meraup devisa lebih dari 1 MILYAR DOLAR per tahun.

Di Indonesia sendiri sudah sangat jelas kalau virus ini sudah menjangkit masyarakat Indonesia. Terbukti dengan adanya BB dab GB yang banyak bermunculan laykanya jamur pada musim hujan, seperti SMASH, Cherrybelle, XOIX, dan sebagianya. Ada lagi penayangan drama korea di beberapa stasiun televisi swasta, serta yang lagi maraknya sekarang ini ialah banyak konser dari BB dan GB Korea di Indonesia.


Hanbok, pakaian tradisional Korea


Kimchi, makanan khas Korea


Fashion


 K-Drama


 
Barang Elektronik Korea

 2PM, Boyband Korea

Bagaiman denagn kalian? apakah termasuk salah satu korban dari virus mematikan ini? :p
Oke, sekian dulu. Annyeong haseyo!!

Keterkaitan Manajemen dengan Sistem Informasi

ABSTRAK

Dalam era modern seperti ini, tentunya sebuah organisasi atau perusahaan sangat menyadari pengaruh teknologi terhadap keberhasilan pasarnya. Sistem informasi merupakan salah satu dari kunci keberhasilan tersebut. Ini dikarenakan sistem informasi yang berbasis komputer dapat digunakan untuk mengolah dan menyajikan data. yang dapat membantu dalam penagambilan keputusan yang terkait dengan manajemen.Sistem Informasi Manajemen sendiri diharapakan dapat membuat penegelolaan Sumber Daya Manusia (SDM) berjalan efektif dan efisien.

Kata Kunci : Manajemen, Sistem Informasi, Data


PENDAHULUAN


Manajemen merupakan sebuah proses perencanaan, pengorganisasian, pengkoordinasian, dan pengontrolan sumber daya untuk mencapai sasaran atau tujuan secara efektif dan efesien. Dari proses tersebut tentulah manajemen membutuhkan sebuah informasi untuk menganalisa data serta pengambilan keputusan. Disini, sistem informasi cukup berperan dalam hal tersebut karena sistem informasi sendiri merupakan salah satu bentuk komunikasi di mana data yang mewakili dan diproses sebagai bentuk dari memori sosial. Maka dari itu, keberhasilan manajemen  sangat  bergantung dengan tiga faktor utama yaitu keserasian dan mutu data, pengorganisasian data dan tatacara penggunannnya yang terkait dengan sistem informasi.


PEMBAHASAN

Dewasa ini, sebuah organisasi modern tentu menyadari bahwa mengelola data dengan baik seperti halnya mereka mengelola aset berharga lainnya yang merupakan kunci sukses yang penting dalam pasar saat ini. Maka dari itu,  diperlukan sebuah manajemen yang baik agar semua yang diharapakan berjalan dengan semestinya. Disamping  itu,  sebuah manajemen yang baik juga memerlukan sistem informasi yang berguna untuk memproses dan menganalisa data karena dalam organisasi atau sebuah perusahaan tentu saja akan melakukan  transaksi-transaksi yang harus diolah agar bisa menjalankan kegiatannya sehari-hari, seperti daftar gaji karyawan, daftar penjualan maupun pembayaran. Hal-hal tersebut tentunya membutuhkan sebuah teknologi komputer. Komputer bermanfaat utnuk tugas-tugas pengolahan data semacam ini.
Manajemen sendiri memiliki proses:
  • Perencanaan, formulasi terinci untuk mencapai suatu tujuan akhir tertentu adalah aktivitas manajemen yang disebut perencanaan. Oleh karenanya, perencanaan mensyaratkan penetapan tujuan dan identifikasi metode untuk mencapai tujuan tersebut.
  • Pengendalian, perencanaan hanyalah setengah dari peretempuran. Setelah suatu rencana dibuat, rencana tersebut harus diimplementasikan, dan manajer serta pekerja harus memonitor pelaksanaannya untuk memastikan rencana tersebut berjalan sebagaimana mestinya. Aktivitas manajerial untuk memonitor pelaksanaan rencana dan melakukan tindakan korektif sesuai kebutuhan, disebut kebutuhan.
  • Pengambilan Keputusan, proses pemilihan diantara berbagai alternative disebut dengan proses pengambilan keputusan. Fungsi manajerial ini merupakan jalinan antara perencanaan dan pengendalian. Manajer harus memilih diantara beberapa tujuan dan metode untuk melaksanakan tujuan yang dipilih. Hanya satu dari beberapa rencana yang dapat dipilih. Komentar serupa dapat dibuat berkenaan dengan fungsi pengendalian.
Sistem Informasi Manajemen (SIM) sendiri merupakan kumpulan dari berbagasi sistem informasi, seperti:
  • Sistem informasi akuntansi (accounting information systems), menyediakan informasi dan transaksi keuangan.
  • Sistem informasi pemasaran (marketing information systems), menyediakan informasi untuk penjualan, promosi penjualan, kegiatan-kegiatan pemasaran, kegiatan-kegiatan penelitian pasar dan lain sebagainya yang berhubungan dengan pemasaran.
  • Sistem informasi manajemen persediaan (inventory management information systems).
  • Sistem informasi personalia (personal information systems).
  • Sistem informasi distribusi (distribution information systems).
  • Sistem informasi pembelian (purchasing information systems).
  • Sistem informasi kekayaan (treasury information systems).
  • Sistem informasi analisis kredit (credit analysis information systems).
  • Sistem informasi penelitian dan pengembangan (research and development information systems).
  • Sistem informasi analisis software
  • Sistem informasi teknik (engineering information systems)
Adapun manfaat lain yang diberikan dalam Sistem Informasi Manajemen, yaitu :
  1. Memperbesar kemampuan pengambil keputusan untuk memproses informasi dan pengetahuan.
  2. Memperbesar kemampuan pengambil keputusan dalam menangani permasalahan yang kompleks, berskala besar, dan menggunakan banyak waktu.
  3. Memperpendek waktu pengambilan keputusan.
  4. Meningkatkan reliabilitas dari hasil keputusan dan outcome.
  5. Mendorong pelaksanaan eksplorasi bagi pengambil keputusan.
  6. Memberikan pendekatan baru dalam proses berpikir mengenai lingkup permasalahan dan konteks keputusan.
  7. Membangkitkan bukti baru dalam mendukung sebuah keputusan atau konfirmasi dari asumsi yang sudah ada.
  8. Menghasilkan keunggulan strategis dan kompetitif di dalam persaingan antar organisasi. termasuk kemampuan grafik menyeluruh atas pertanyaan? pertanyaan pengandaian.


KESIMPULAN

Jadi, sistem informasi manajemen sangat menentukan keberhasilan suatu organisasi. Dikarenakan ertanya hubungan dalam pengambilan keputusan. Sistem Informasi  manajemen dapat membantu sebuah organisasi mengidentifikasi suatu masalah, menyelesaikan masalah, dan mengevaluasi kinerja.


DAFTAR PUSTAKA

id.wikipedia.org/wiki/Manajemen
id.wikipedia.org/wiki/Sistem_informasi
fardiansyah7fold.wordpress.com/2010/09/28/definisi-fungsi-sistem-informasi-manajemen/
zzzfadhlan.wordpress.com/2011/11/27/pengenalan-sistem-informasi-manajemen/

Jumat, 18 Mei 2012

Database

Database merupakan suatu kumpulan data yang berbentuk tabel yang telah disimpan, diatur, serta diorganisir sedemikian rupa untuk memudahkan mencari data dan informasi yang diinginkan secara efektif dan efisien. Penggunaan database dapat diakses dan dimanipulasi menggunakan DBMS (Database Manajemen System). DBMS sendiri merupakan software, hardware sekaligus firmware yang didesain khusus untuk melindungi dan memanage database.



Tugas Aplikom 5 bisa didownload disini :)

Published with Blogger-droid v2.0.4

Senin, 07 Mei 2012

Taklukan Diri Sendiri dengan Kedisiplinan

“Kesuksesan bukanlah sulap” Itulah yang dituliskan J. Pincott dalam bukunya yang berjudul Succes. Untuk mencapai sebuah kesuksesan tidak semudah yang dibayangkan dan tidak semudah seperti membalikkan telapak tangan. Dalam mencapai itu semua dibutuhkan proses dan kemauan yang keras serta disiplin yang tinggi.
Sebelumnya kita harus mengetahui apa yang dimaksud dengan disiplin itu sendiri. Disiplin merupakan arahan untuk melatih dan membentuk seseorang melakukan sesuatu menjadi lebih baik. Tanpa adanya kedisiplinan seseorang tidak akan mampu mencapai tujuannya yang otomatis dia akan jauh dari kata kesuksesan.
Sebenarnya tidak begitu sulit untuk menerapkan disiplin itu sendiri, hanya dengan menaati, mematuhi dan menjalankan dengan serius apa yang menjadi tujuan kita. Jangan sekali-kali menganggap enteng tujuan hidup yang ingin dicapai, karena sekali kita lengah maka disiplin pun tidak akan tercipta.
Disiplin bukan kita temukan melainkan harus kita ciptakan. Disiplin bisa timbul dengan berkelakuan yang baik dan berpikir positif. Hal-hal yang positif tersebut harus dilakukan berulang-ulang, supaya kedepannya terbiasa dengan sikap disiplin. Terkadang orang merasa malas dengan apa yang ingin dia lakukan, terlebih untuk hal yang tidak dia inginkan. Akan tetapi, semua rasa malas itu harus dilawan agar kedisiplinan dan tujuan serta kesuksesan yang ingin dicapai dapat terealisasi dengan baik.
Disiplin itu memang menyakitkan, tapi lihatlah hasilnya nanti jika dilakukan dengan serius kesuksesan akan ada di tangan kita. Jadi, dapat dikatakan disiplin adalah kemampuan untuk melakukan apa yang benar bahkan disaat seseorang merasa tidak ingin melakukannya. Filsuf Yunani Plato menegaskan, "Kemenangan pertama dan terbaik adalah menaklukan diri sendiri.”